Doa Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim ketika Dihimpit Permasalahan


Dalam kitab Riyadhush Shalihin, Imam An Nawawi mengatakan,
“Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma pernah berkata,
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الوَكِيلُ
‘Cukuplah Allah dan Dialah sebaik-baik penolong’. Ibrahim ‘alaihis salam mengatakannya ketika dilempar ke dalam api. Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengucapkannya, ketika orang-orang munafik mengatakan,
الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُواْ لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَاناً وَقَالُواْ حَسْبُنَا اللّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
‘Sungguh, orang-orang [musyrikin] telah berkumpul untuk memerangi kalian. Maka takutlah kalian kepada mereka’. Justru dengan itu bertambahlah iman mereka. Rasul dan para sahabat pun mengatakan, ‘Cukuplah Allah bagi kami dan Dialah sebaik-baik penolong’ (QS. Ali Imran: 173).”
Diriwayatkan oleh Al Bukhari [nomor 4563]. Dalam riwayat lain [nomor 4564] dari beliau, dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma mengatakan,
“Ucapan terakhir Ibrahim shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika dilempar ke dalam api,
حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الوَكِيل
‘Cukuplah bagiku Allah dan Dialah sebaik-baik penolong’.”
Sumber: Yahya bin Syaraf An Nawawi. Riyadhush Shalihin min Kalam Sayyidil Mursalin. Kairo: Dar Ibnul Jauzi. 1427H/2006M, halaman 41.
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==