Melanggar Lampu Merah akan di denda 500 atau 1 Juta SAAT Perpanjang STNK

JAKARTA  – Bagi para pengemudi harap disiplin karena Mulai tanggal 1 Januari 2017 Polri akan memasang CCTV dan mengurangi penjagaan di pertigaan dan perempatan yang ada lampu merah-nya. Setiap Lampu Merah dipasang circuit cloce television (CCTV) atau kamera pemantau.
Demikian informasi yang dihimpun beritatrans.com dari Korlantas Polri, di Jakarta, Senin (19/12/2016).
Dengan memasang CCTV tersebut semua pelaku dan pelanggaran pengguna jalan akan terekam di kamera secara detail. Bila berkendara dengan melanggar lalu lintas, akan didenda sebesar Rp500.000 (Motor) dan Rp1.000.000 (Mobil). 
Denda tersebut akan dikenakan pada saat pemilik kendaraan memperpanjang STNK di kantor Samsat di tempat domisi kendaraan yang bersangkutan.
Semua bukti terlampir, foto Nopol Kendaraan di zoom dan diberlakukan e-tilang. Kebijakan ini merupkan tindak lanjut pemberlakukan aplikasi online terhadap tiga jenis pelayanan di Polri, yaitu e-tilang, SIM online dan e-Samsat.
Kepada warga Indonesia dan masyarakat, disarankan kepara orang yang meminjam atau memakai kendaraan kita agar tertib lalu lintas. “Sekecil apapun pelanggaran mereka, maka kita yang akan terkena denda dan harus membayarnya saat memperpanjang STNK setiap tahunnya.”
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==